Rossi Bicara 'New' Silverstone

Rabu, 18 Mei 2011

0 komentar
SILVERSTONE – Rider Ducati Desmosedici, Valentino Rossi menyambut antusias sesi tes yang berlangsung di sirkuit Silverstone, Inggris. Musim lalu, Rossi memang tidak mengikuti GP Inggris lantaran mengalami cedera. Namun, menyongsong balapan di Silverstone pada 12 Juni 2011 mendatang, VR46 menatap penuh optimisme untuk kembali naik podium.

“Trek yang sangat bagus dan sulit,” kata Rossi mengomentari karakteristik Silverstone setelah direnovasi. Menurutnya, Silverstone baru menuntut pembalap terampil untuk mengendalikan motornya dengan kombinasi trek lurus dan tikungan yang khas. Terlebih, bukan perkara mudah para rider untuk mencari grip yang bagus di trek sepanjang 5,899 km ini.

“Saya pikir, sirkuit ini sangat teknikal karena banyak bagian cepat sehingga sangat penting, tetapi di suatu waktu terdapat dua sampai tiga bagian yang sangat ketat. Jadi sangat sulit menemukan  grip yang bagus di sini saat berakselerasi,” sambung juara dunia tujuh kali MotoGP itu sebagaimana dikutip Autosport, Rabu (18/5/2011)

Dia melanjutkan. “Anda harus tetap stabil di pinggir tikungan panjang yang sangat cepat. Saya menyukainya dan itu sangat baik.”

Tidak ketinggalan, pembalap 32 tahun tersebut juga menyoroti berbagai perubahan signifikan mengenai aspek teknis  Silverstone seperti masalah permukaan aspal yang sebelumnya tidak merata di beberapa bagian dan ciri khas tikungan Silverstone.

“Ini selalu berbeda ketika Anda pergi ke trek. Tetapi tempat ini sangat sulit. Masalahnya juga, beberapa bagian aspal lama mengalami kerusakan di mana di dalamnya terdapat banyak gundukan. Seperti di tikungan terakhir di kiri dan kanan dan tikungan sebelum memasuki trek lurus serta tikungan cepat yang sukar terlihat sehingga sulit memahaminya,” tutur Rossi.

“Trek ini cepat tapi di setiap tikungan Anda harus sedikit melambat. Jadi iramanya datar, menguranginya (kecepatan) sedikit demi sedikit. Anda harus memperlambat dan mengubah arah. Jadi sangat sulit,” Rossi menambahkan

Rossi : Saya Seperti Nenek Tua Bawa Belanjaan

0 komentar
Valentino Rossi meraih hasil mengecewakan di sesi Kualifikasi MotoGP Perancis di Sirkuit Le Mans, Sabtu 14 Mei 2011. Pebalap Ducati itu hanya menempati peringkat sembilan dengan catatan waktu 1 menit 34,206 detik.

Peringkat ini 'stabil' buat Rossi dalam empat MotoGP terakhir. Sebab, di MotoGP sebelumnya di Qatar dan Portugal, Rossi juga start di posisi sembilan. Peringkat start terburuknya terjadi di MotoGP Spanyol ketika hanya menempati posisi 12.

"Yang pasti hasil ini tidak bagus buat kami. Pertama-tama kami tidak beruntung. Kami butuh tambahan lima menit lagi karena ada perubahan di shock bagian belakang yang memberi saya perasaan lebih baik serta pergerakan lebih sedikit," kata Rossi seperti dilansir MCN selepas sesi Kualifikasi.

"Tapi saya hanya bisa melakukan dua (tambahan) laps. Saya sudah cukup bersaing tapi chequered flag (bendera berwarna hitam putih) keburu berkibar," tambahnya.

Rossi juga mengeluhkan pergerakan motornya yang dianggap masih belum optimal. Menurutnya, motor Ducati tersebut masih terlalu 'gugup' dan 'banyak bergerak'. Ini terjadi, keluh Rossi, karena kesalahan di setting bagian belakang.

"Faktanya saya sangat lambat. Perasaan saya kurang baik ketika masuk dan saya juga understeer. Itu artinya ketika di tikungan saya seperti nenek tua yang pulang dengan membawa belanjaan. Saya sangat lambat di area itu," kata Rossi lagi.

Stoner Bantah Tudingan Cegat Rossi

Selasa, 17 Mei 2011

0 komentar
Pebalap Repsol Honda Casey Stoner menepis tudingan Valentino Rossi kalau dirinya sengaja mencegat pebalap Ducati itu di sesi latihan MotoGP Portugal di sirkuit Estoril, pada akhir April lalu. Stoner beralasan saat itu dirinya bermasalah dengan rem dan tidak sengaja berada di jalur Rossi.

"Saya melewati batas penanda batas pengereman. Saya tidak berniat mendahului dia (Rossi) tapi saya sedikit melebar dan terlalu cepat melewati dia," kata Stoner seperti dilansir MCN, Kamis 12 Mei 2011.

"Kemudian saya pindah lagi ke bagian dalam dan membiarkan dia lewat, itu saja. Tapi dia berpikiran kalau saya sengaja melakukannya," tambah pria asal Australia itu.

Sehari sebelum pernyataan Stoner ini, Rossi melontarkan tudingan kalau ada insiden 'pengcegatan' di Sirkuit Estoril. Ditengarai aksi ini sengaja dilakukan Stoner yang masih kesal setelah terlibat kecelakaan dengan Rossi di Sirkuit Jerez pada 3 April lalu. Saat itu Rossi yang mencoba melewati Stoner di sisa 21 lap lagi malah kehilangan kendali atas motornya dan menyeret Stoner ke luar lintasan.
Namun, setelah Stoner mengeluarkan bantahan, Rossi meralat pernyataannya itu."Pada kenyataannya tak ada yang istimewa, tak ada masalah, tak ada apa pun yang terjadi," kata Rossi.

Rider MotoGP Takut Balapan di Jepang

0 komentar
Valentino Rossi mengaku para rider MotoGP takut datang ke Jepang untuk melakoni balapan di Sirkuit Motegi yang rencananya dilakukan 2 Oktober mendatang.

MotoGP Jepang harusnya menjadi seri ketiga di kalender musim ini. Namun, bencana gempa dan tsunami yang melanda negara tersebut membuat pemegang hak komersial MotoGP, Dorna, memutuskan untuk menundanya hingga Oktober mendatang.

Rider Ducati Valentino Rossi menegaskan para rider MotoGP takut jika harus membalap di Motegi. Mereka takut terkontaminasi radiasi nuklir.

"Banyak rider datang ke saya dan mereka mengatakan takut ke Motegi. (Jorge) Lorenzo bilang tidak ingin ke sana, dan rider lainnya juga tidak senang," ujar Rossi seperti dilansir Autosport.

"Saya pikir ini situasi sulit, masalah yang sulit diperbaiki. Belum resmi, saya pikir kami akan memutuskan Juli mendatang. Tapi, kami harus memutuskan yang terbaik untuk setiap rider," lanjut Rossi.

Rossi menilai jika Dorna tetap memaksakan balapan di Jepang, namun situasi di sana tidak memungkinkan, maka kemungkinan besar para rider dan tim MotoGP akan melakukan boikot.

Rossi sendiri mengaku takut terkena radiasi nuklir. "Saya sedikit takut ke Jepang, tapi saya tidak tahu banyak mengenai kekuatan nuklir. Saya tidak tahu resiko sebenarnya. Kami harus mengerti situasinya," katanya. (kd)

Rossi Kritik Gaya Membalap Simoncelli

0 komentar

Rossi menilai Simoncelli bisa menyalip Pedrosa di lap berikutnya.

- Valentino Rossi menilai Marco Simoncelli sudah melewati batas saat melakukan manuver berbahaya yang mengakibatkan Dani Pedrosa mengalami kecelakaan di balapan MotoGP Prancis, Minggu 15 Mei 2011.

Pedrosa mengalami patah tulang selangka kanan setelah terjatuh di lap 11 di Sirkuit Le Mans. Itu akibat manuver berbahaya Simoncelli yang memotong jalan rider asal Spanyol tersebut dari sisi luar.

Rossi mengkritik gaya membalap Simoncelli dan menilai seharusnya kecelakaan yang dialami Pedrosa tidak harus terjadi. Rider Ducati itu menganggap pembalap Honda Gresini itu bisa menyalip Pedrosa di lap berikutnya.

"Saya hanya sekali melihat kejadian antara Marco (Simoncelli) dan Dani (Pedrosa). Tapi bagi saya, kali ini Simoncelli terlalu keras membalap. Dia tidak memberikan ruang bagi Dani. Datang dari sisi luar, mungkin dia mengerem terlalu keras, tapi mungkin juga dia terlalu agresif sehingga Dani tidak punya ruang lagi," ujar Rossi seperti dilansir Autosport.

"Simoncelli sebetulnya dalam posisi bagus, jadi mungkin harusnya jangan menyalip Dani di momen itu. Dia harusnya menyalip Dani di lap berikutnya," lanjut Rossi.

Rossi berharap Pedrosa bisa segera pulih dari cedera patah tulang selangka. Pedrosa sendiri baru pulih cedera tulang selangka kiri yang didapatnya di MotoGP Jepang, tahun lalu. (one)

Vale Rossi

0 komentar
Iseng-iseng kurang kerjaan saya mengumpulkan beberapa gambar lucu bin nyleneh Valentino Rossi hasil editan mereka yang kreatif dari Facebook dan beberapa Forum. Gambar atau foto lucu ini adalah ulah iseng teman-teman yang kreatif mengolah citra digital. Jujur, pertama kali melihat gambar-gambar lucu ini saya dibuat ngakak terbahak-bahak. Saya tidak habis berfikir, benar-benar kreatif mereka yang Edit Foto The Doctor sehingga menjadi foto-foto lucu seperti ini. Lantas mengapa saya mengumpulkan dan memposting ulang foto-foto lucu valentino rosi ini? karena saya suka dengan ide-ide kreatif yang di buat oleh teman-teman ini, sekaligus merupakan apresiasi saya kepada mereka yang saya tidak tahu siapa mereka yang membuat foto ini atas ide kreatif dan kemampuannya melakukan olah citra digital seperti ini. Yang kedua, karena saya pengen ngumpulin saja (tongue)
Jika diperhatikan dengan seksama, ada beberapa foto yang hasil editannya sangat halus sekali. Tidak tampak potongan atau penggabungan dua gambar. Saya merasa mereka yang melakukan Edit Foto-foto Valentino Rossi ini cukup handal mengoperasikan software-software Image Editor. Oke tanpa panjang lebar lagi ini dia beberapa Foto yang berhasil saya kumpulkan. Cekidot (rofl)
Ternyata kalo ban Motor Valentino Rossi Bocor nambalnnya di situ toh (lmao)
Ternyata Valentino Rossi Baik hati juga ya (muhaha)
Beuh... Harus ngotot ni The Doctor, Malu kalau kalah (lol)
Nge-Pom Dulu yuk (rofl)
Akibat melanggar jalur Trans Jakarta nih (lmao)
Geos Bang :) )
Secanggingnya Motor GP, pas kena Banjir juga pasti mogok (lmao)
Pamitan Mudik Bareng Critanya (lol)
ternyata valentino rossi punya pekerjaan sampingan cuy (lmao)

Safety Car Motogp

0 komentar
Musim balap MotoGP baru saja dimulai di Losail, Qatar. Selain menyuguhkan balapan motor paling bergengsi di dunia, di ajang ini, mobil pengawal MotoGP pun unjuk gigi.



Tampak depan BMW Seri 1 M Coupe kini makin sporty berkat modifikasi bumper di bagian depan. (Dok BMW)



BMW Seri 1 M Coupe yang dipakai mengawal para pembalap MotoGP ini dibalur cat putih yang kemudian diberi aksen merah, hitam dan biru. (Dok BMW)



Nuansa sporty juga terlihat di bagian dalam mobil BMW Seri 1 M Coupe. (Dok BMW)



Untuk menambah tingkat keamanan, jok recaro pun disematkan. Jok bagian belakang kini sudah tidak ada dan diganti tumpukan rollbar untuk meningkatkan keamanan. (Dok BMW)



Body kit yang lebih sporty tersuguh mulai dari bumper depan, side skirt hingga bumper belakang. (Dok BMW)



Tidak hanya tampil sporty, suara knalpot mobil ini pun mengelegar berkat aplikasi knalpot berbahan titanium yang akan memberikan suara menawan untuk penonton. (Dok BMW)



Spoiler belakang juga sudah disesuaikan untuk memberikan downforce yang diperlukan.

Shoya Tomizawa

0 komentar
kecelakaan Shoya Tomizawa
Pembalap Shoya Tomizawa yang berasal dari Jepang tewas karena luka cukup fatal yang dialami dalam kecelakaan yang terjadi dalam Grand Prix Moto2 San Marino di Misano, Italia. Pembalap Technomag-CIP tersebut terjatuh dari sepeda motor saat mendapat tekanan dari pembalap Italia, Alex de Angelis yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Baik de Angelis maupun pembalap Inggris Raya Scott Redding juga tidak bisa menghindari dari tabrakan hingga melindas Tomizawa yang terdorong lebih dari 40 meter dan keluar dari lintasan menuju area pasir.

Shoya Tomizawa mengalami kecelakaan di lap 12, pada ajang Moto2. Rider 19 tahun itu sempat dilarikan ke klinik sirkuit sebelum dibawa ke RS Riccione. Namun, dia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.20 waktu setempat, setelah menderita cedera berat di kepala, dada dan perut.

"Seluruh keluarga MotoGP ingin menyampaikan duka cita yang mendalam pada keluarga dan teman-temannya," kata penyelenggara balapan.

Kematiannya merupakan yang pertama dalam Grand Prix sejak rekan senegaranya yang berusia 24 tahun Daijiro Kato, meninggal dunia pada April 2003 di MotoGP Jepang di Suzuka.

Honda Motor Co. Ltd dan Honda Racing Corporation menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dan rekan dari Shoya Tomizawa. Berikut ungkapan dari wakil prsiden Honda Racing Corporation, Shuhei Nakamoto:

Tomizawa berusia 19 tahun, dari Chiba. Dia sangat popular di paddock MotoGP. Semua tahu senyumnya dan determinasi tinggi di balapan. Dia memulai debut di Motegi pada kelas 125cc, 2006 lalu. Pada 2008 menjadi runner-up di 250 All-Japan Championship.

Tomizawa menjadi pembalap GP sepenuhnya pada musim lalu dan berada di peringkat 17 seri 250 World Championship. Tahun ini dia ambil bagian di Moto2 dan mencatat kemenangan di ronde pembuka.

Kami sangat sedih dengan kabar ini dan kami ucapkan belasungkawa keada keluarga dan rekan Shoya. Hari ini kami kehilangan talenta dan semangat besar dari pembalap muda. Shoya memiliki fighting spirit, dan kami semua merindukannya.

profil valentino rossi

Minggu, 01 Mei 2011

0 komentar

Valentino Rossi (lahir di Urbino, Italia, 16 Februari 1979; umur 32 tahun) adalah seorang pembalap di kejuaraan grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier.Ia adalah salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa, dengan 9 gelar Juara Dunia. Menurut majalah olah raga terbitan Amerika, Sports Ilustrated, Rossi adalah salah satu olahragawan bergaji terbesar di duunia, ia diperkirakan digaji $34 juta pada 2007. Putra dari mantan pembalap GP 250 cc Graziano Rossi dan Stefania Palma  ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 9 gelar juara dunia, sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan tujuh kali di kelas puncak, 500cc dan MotoGP.

Setelah ayahnya, Graziano Rossi, Rossi memulai balapan di Grand Prix pada 1996 untuk Aprilia di antara 125 cc kategori dan memenangkan Kejuaraan Dunia pertama tahun berikutnya. Dari sana, ia pindah ke kategori 250cc dengan Aprilia dan memenangkan 250cc Kejuaraan Dunia pada tahun 1999. Ia memenangkan Kejuaraan Dunia 500cc dengan Honda pada tahun 2001, Kejuaraan Dunia MotoGP (juga dengan Honda) pada tahun 2002 dan 2003, dan melanjutkan kemenangan beruntunnya dengan memenangkan kejuaraan dunia 2004 dan 2005, setelah meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha, sebelum merebut kembali gelar pada 2008 dan mempertahankannya di tahun 2009.

Rossi adalah yang pertama dalam klasemen terbanyak memenangkan perlombaan dalam sejarah 500 cc / MotoGP, dengan 77 kemenangan, dan kedua di sepanjang masa menang klasemen keseluruhan dengan 103 menang balapan (di belakang Giacomo Agostini dengan 122). Rossi, bersama Jimmie Johnson (NASCAR), Michael Schumacher (F1) dan Sebastien Loeb (WRC), juga banyak disebut orang sebagai salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21.

visitors

Followers

translate

date